Camera, lenses, flash, dan accessories lainnya yang sudah anda miliki, sudah selayaknya diperlihara dengan baik dan benar. Karena biaya yang sudah anda keluarkan itu, sudah pasti tidak sedikit.
Sering sekali hal mengejutkan terjadi pada banyak orang bahwa ada saat tertentu dimana peralatan photography anda mengalamai kerusakan, sedang garansi pembelian sudah berakhir, dan sudah bisa dibayangkan, harga perbaikannya bisa sama harganya dengan beli baru.
Jika anda hendak bepergian travelling atau hunting photo, simpanlah semua perlengkapan fotografi anda di dalam tas khusus kamera. Di tas khusus ini ada ruang-ruang tertentu untuk masing-masing peralatan. bilik-bilik ini juga bisa dirubah-rubah ukurannya, disesuaikan dengan ruang yang diperlukan oleh peralatan anda. Benefit lain dari model tas seperti ini adalah, anda bisa langsung melihat apakah semua perlengkapan yang anda butuhkan sudah ada. Merek tas semacam ini yang disukai banyak orang dan saya rekomendasikan adalah lowepro. cek jenisnya di www.lowepro.com
Jika di depan lensa anda ada drat untuk menempatkan filter, sebaiknya setiap kamera anda ditambahkan filter UV. di samping untuk mereduksi sinar ultra violet yang tertangkap kamera, filter ini juga bagus untuk proteksi permukaan depan dari lensa. bayangkan kalau kaca depannya tergores, berapa biaya yang harus dikeluarkan. kalau filter tergores, anda cuma perlu ganti filter baru yang harganya relatif murah.
Saya juga mau menggarisbawahi pentingnya penggunaan hood di setiap lensa anda (kalau memungkinkan. artinya ada drat untuk hood). Di samping untuk reduksi blare atau pantulan sinar lain yang mungkin masuk ke lensa, hood ini juga melindungi permukaan lensa dari percikan air (entah gerimis atau air lainnya), bahkan hentakan atau persinggungan lainnya.

Jika lensa atau filter kotor oleh debu, hal pertama yang perlu dilakukan adalah dengan meniup (blow away) debu-debu itu. Ini bisa dilakukan dengan photographic blower brush (lihat gambar di samping) yang bisa didapatkan di banyak toko fotografi. beberapa ahli tidak menyarankan penggunaan blower bertekanan tingi (bentuknya seperti kaleng obat nyamuk spray dengan pipa tiup perpanjangan).
Untuk menghapus grease atau bekas sidik jari (finger marks), gunakan disposable lens tissue. jika susah sekali hilangnya, bisa ditambahkan cleaning fluid (biasanya dijual satu paket dengan tissue dan blower brush).
Jangan pernah gunakan kain biasa apalagi kain yang sudah usang untuk membersihkan permukaan lensa. karena dia dapat menyebabkan/menambahkan terjadinya efek abbrasive di permukaan lensa, bahkan meninggalkan bekas goresan.
Jika sedang tidak menggunakan semua peralatan photography anda untuk saat yang agak lama, selalu lepaskan semua batteries dari body camera dan flashes. Ini pencegahan terhadap kebocoran (leakage), yang jika terjadi, dapat menyebabkan karat ekstensif di dalam sirkuit listrik kamera. hal yang sama juga bisa terjadi di flash, dan exposure meter.
Jangan pernah menyimpan kamera di lemari pakain untuk waktu lama. lagi-lagi pengalaman sendiri: sudah menelan satu korban lensa kit, disimpan selama dua bulan tidak pernah dipakai, lensa langsung jamuran. sayang sekali memang.
Simpanlah semua peralatan anda di dry box atau dry cabinet. kedua alat ini dapat menjaga tingkat kelembaban (humiditas) di level yang sangat aman. Jika peralatan anda sudah mulai berkembang biak (baca: tambah banyak), penggunaan dry cabinet sangat dianjurkan. penjagaan terhadap tingkat humiditasnya dilakukan secara elektronis. sementara dry box, punya peluang besar untuk kebocoran - pengalaman saya. ada 2 pilihan favorit: 40 liter atau 80 liter.
Popularity: 8% [?]
|
Subscribe via RSS
Stumble it
Digg it
Deli.icio.us
Technorati
2008-04-11 03:34:00
Berbagai sumber bilang kalo sensor digital itu nggak sensitif terhadap UV, tapi fungsi proteksinya itu setuju banget. Cuman mesti pilih2, bagaimanapun naro “kaca” tambahan di depan lensa bisa berpengaruh ke transmisi cahaya.
Lowepro emang mak nyus. Fungsi bagus, model bagus, dan harga nggak abis2an kayak Crumpler, Tamrac, ato malah National Geographic. Tapi kalo buat aku sih tetep aja kemahalan, makanya aku pesen ke tukang jahit ajah.
Ini lagi nih yang aku pengen, dry cabinet. Kalo udah kena jamur, selain ongkos bersihin mahal, kayaknya nggak selalu presisinya kembali sebaik semula kalo dah dibongkar. Sayang selain barangnya mahal, karena ukurannya lumayan, ongkos kirimnya juga. Jadi sementara kalo aku sih pake box plastik aja beli dari makro, taroin beberapa biji penyerap kelembaban.
Adi Arifin’s last blog post..Lowepro Off Trail 2 - The Cheap Version
2008-04-26 21:02:11
spep…tips and trick-nya bro, sorry baru sempat mampir kesini
pro2’s last blog post..Mengungkap Rahasia SEO 2 ( cara membuat backlinks )