Bagaimana mengabadikan memory yang tak terlupakan dan real life moments dengan kamera anda.
Candid photography adalah salah satu jenis atau boleh dibilang aliran photography yang lebih menitikberatkan perhatian pada spontanitas daripada tehnik, lebih kepada moment yg ditankap kamera secara spontan, daripada situasi yang sudah ditata untuk tujuan fotografi denga setup kamera dan lighting yang lenkap (terkonsep rapi).
Candid photography didefinisikan sebagai jenis fotografi yang un-posed dan tak terencanakan, spontan dan unobtrusive. Ini nyaris berlawanan dengan fotografi klasik yang memasukkan seluruh aspek fotografi seperti studio portrait fotografi, landscape photography atau object photography lainnya.
Perhatian subjek tidak pada kamera, tetapi pada apa yang sedang mereka lakukan. Subjek benar-benar dalam situasi tak di-pose-kan, dan difoto tanpa ‘rencana’. Foto candid biasanya sederhana tetapi justru memberikan gambaran kehidupan yang lebih jujur.
Berikut beberapa tips candid fotografi yang sukses, yang dikumpulin dari beberapa sumber:
- Selalu bawa kamera kemanapun kamu pergi.
- Selalu siaga untuk candid situation, hal menarik ada dimana saja, dan itu tak akan pernah terulang untuk kedua kalinya. Jadi ketika ada kesempatan, jepret saja!
- Jangan pernah pusingkan tentang tehnik lighting saat motret candid. Konsentrasilah pada kesederhanaan komposisi , setting lensa di autofocus. Masalah teknis tidak akan terlihat jika kita mendapat foto candid yang bagus. Overbright atau under masih bisa diperbaiki di image editor.
- Set angka ISO kamera ke ISO 400. itu akan memberikan peluang bisa memotret dengan shutter speed yang lebih cepat, sehingga akan sangat membantu saat kita memotret objek bergerak.
- Berusahalah menyatu dengan orang-orang di sekitar, biar tak terasa menjadi asing dan tetap nyaman, sehingga kapanpun anda mau angkat kamera dan melihat viewfinder bisa anda lakukan dengan leluasa.
- Kadang-kadang tidak selalu harus memotret dari eye level. Beberapa foto spektakuler bisa anda hasilkan dengan memotret dengan kamera yang benar-benar jauh dari mata (bisa diangkat ke atas, atau njepret dari pinggang pas kamera tergantung, atau meletakkan kamera anda tepat diatas permukaan tanah), tentunya dengan memperkirakan jatuhnya fokus di titik yang dikehendaki. Tentunya tekhin ini memerlukan latihan dan kepekaan yang cukup. Kecuali ada features live preview di LCD kamera anda.
- Gunakan zoom lens jika harus menjaga jarak dengan subjek.
- Jika anda punya hubungan kekerabatan dengan subjek, wide lens lebih baik karena bisa menangkap objek lengkap dengan keseluruhan moment dan event saat itu.
- Coba konvert foto ke Black and White untuk mendapatkan extra punch dan emosi subjek.
- Foto orang yang sedang melakukan sesuatu, adalah foto candid terbaik.
- Coba untuk memotret hal penting yang subjek sedang lakukan.
- Tips terakhir dan yang paling penting: Bereksperiment lah!
Keindahan dan ekspresi artistik candid foto hanya bisa dibatasi oleh anda, si fotografer. Maka cobalah untuk bereksperimen dengan angel yang berbeda-beda, tempat dan scene. bermain dengan menempatkan foreground dan background juga menyenangkan. Juga banyak belajar dari hasil foto candid orang lain, sebagai inspirasimu.
Selamat bereksperiment.
Popularity: 98% [?]
|
Subscribe via RSS
Stumble it
Digg it
Deli.icio.us
Technorati
2008-02-17 15:12:22
Wah mantap sekali bli

Saya dot melajah yang kayak kene be …
Tapi D300 ne nu dalam mimpi puk bli
Kenkenang men bli?
2008-02-18 02:50:40
candid shot gak memerlukan syarat harus kamera apa-apa. cam handphone juga bisa. jalur fotografi ini yang paling bebas. yang tak seorangpun bisa menahannya.
2008-02-18 01:39:36
Buat user Canon DSLR, set AI ke AI focus untuk point no.4
tips yang mantap dari Suhu Win
2008-02-18 02:54:19
masih ada banyak yang bisa ditambahkan disini. thx udah mengawalinya.
candid dalam crowds, aku lebih suka set mode P atau A (untuk lensa bukaan lebar), jadi kita cuma konsen pada focus dan komposisi cerita aja.
2008-02-18 09:26:06
Kalo yang object nya preman, lebih baik pake super-tele, biar nggak dapet extra punch yang bikin pandangan kita jadi hitam putih.
2008-02-19 16:11:13
pengalaman pribadi neh. kayaknya sih sampeyan gak pernah motret preman deh. kebanyakan cewek orang deh. ya digebukin pacarnya to.
2008-02-18 15:20:39
@bli adi: tips ane terakhir ne ane paling mantap hahahahaha …
@bli 21win: tapi sing nyak luung yen candid nganggo kamera biasa nok bli … sing bisa terlalu fokus ke object utama yang mau kita tangkap nok … ahhh benar - benar harus meli kamera ne agak luung ne …
2008-02-19 16:09:20
luwung itu kan relatif sekali bli. pake DSLR juga, kalau lensanya gak support banget ya hasilnya datar-datar saja. itu juga sebab, kenapa harga lensa pro jauh lebih tinggi daripada body cameranya sendiri.
yg penting explore maksimal kemampuan kamera dan brainware. that is the best result!
2008-02-19 04:08:42
makasi tipsnya bli
2008-02-19 16:06:11
sim sim, kang
2008-02-19 07:33:04
ada hasil contoh candidnya, bli? saya jelek ee..klo candid * ga suka moto melainkan lebih milih difoto* hihihi..
eh, emang klo ga candid ngaruh gitu jeleknya?
2008-02-19 16:05:19
bisa mampir di flickr ku mbah dewi. http://flickr.com/photos/impworks/
aku lebih suka motret orang candid. dari pada potret dengan mata memandang kamera (klasik), sepertinya ada senyum yg dipaksa2 atau pose yg kaku. sementara kalau candid, kita dapetin objek murni dirinya sendiri. malah keindahannya bisa terekspose sempurna karena tidak ada manipulasi apapun dari keterlibatan objek.
2008-02-22 07:20:30
Tengkyu sudah berbagi tips, kayaknya perlu segera dicoba nih.
Go go go…mumpung lagi bawa kamera nih :-))
2008-02-26 00:42:08
no one can stop you to push the shutter button, mbak. thx udh mampir lg.
2008-02-25 22:04:32
Iya saya juga terus coba memotret candid photography, saya sebenarnya lebih suka dari pada orang berpose. Tip2 diatas saya akan ingat.
2008-02-26 00:43:30
thx dah sempat mampir, pak bhakti.